Rabu, 25 Juni 2014

INSPIRASI ++

Aku remaja..
Aku belum genap 17 tahun..
Memang benar, dikata orang remaja itu masa dimana keinginan ada di ubun ubun. Pengen ini lah.. itulaah.. saking banyak nya kalo harus ditulis dalam kertas, mungkin 1 rim pun ga cukup.
Namaku Graini Ramdani. Biasa di panggil Gray.
Aku hari ini, ikut acara yang luar biasa. Disana aku bertemu untuk pertamakali, mendengarkan cerita hidupnya yang sudah tidak asing lagi, berfoto banyak sekali dengannya, dan juga saya dapat minta tanda tangannya. Insiprasi yang ditularkannya begitu mujarab. Sampai sampai aku sekarang ingin menuliskan kejadian hari ini.

Baiklah.... stop penasaran.

Hari ini, aku lupa samasekali bahwa ada acara seminar ahmad fuadi yang di selenggarain sebuah organisasi muslim di kabupaten aku. Semalam aku tidur sudah hampir jam 12 malam, karena aku nungguin mama dan adik aku liat pertunjukan di sekolah aku sewaktu kecil. Walaupun malam itu ujan, ahhh mereka ga hiraukan itu. Menurut aku, itu karna sikap primordialismenya yang masih kuat kali ya. Sikap itu ada karna aku dan keluarga aku masih tinggal di desa.
Ceritanya melenceng kan...
Lanjut... pagi itu bangun udah sekitar jam 7, padahal acara dimulai jam 9. SMS dari temen aku yang paling sabar udah nongol aja,, saat aku buka hp. "Gray, nanti berangkat jam berapa?" Baru aku inget hari ini aku ada acara. Lalu aku BBm temen aku satunya yang paling crewet sedunia. "Hai nanti berangkat jam berapa?" Dan begitulah percakapan aku dengan kedua temen aku itu di hape berlanjut. Aku bilang pada mereka berangkat jam 8. Tapi mereka berdua bilang berangkat jam 8.10 dan 8.40. Laaah kan aku yang awalnya semangat berangkat jam 8 jadi molor molor gitu.. akhirnya aku berangkat jam 8.15. Sampai di gerbang sekolah aku. Aku udah disambut muka merah mereka.. duh dasar... sebegitunya ya kalo sayang sama aku :D.
Langsung nih ya.. aku naruh motor diparkiran... kita bertiga keliling sekolah sebentar.. dan akhirnya sampai ke aula, tempat seminar berlangsung.
Disana masih sepi, masih 3 baris aja yang dateng. Aku milih tempat duduk yang dekat dengan jalan, tujuannya sih biar bisa liat atau jabat tangan dengan bintang di seminar ini. Sembari nunggu teman teman lainnya, kita bertiga brisik ga karuan. Ngomongin sesuatu yang ga penting, tapi nyenengin. Kita brisik ngomongin ini itu. Disana, didepan ada foto dari berbagai acara yang pernah dijalankan organisasi itu... pernah waktu itu aku ikut acaranya. Itu acaranya semacam tour gitu, disana ternyata ada foto aku yang ditampilkan berkali-kali. Awalnya aku udah ngira bakal ada foto aku jaman dulu. Jaman aku masih suka sama salah satu teman aku, yang playboy minta ampun. Disana ada foto aku yang lagi nulis namanya, foto dengan namanya di pantai dan sebagainya.. ahh itu jaman sewaktu aku masih khilaf. Tak bisa diam temen aku yang paling cerewet sedunia ini ngebully aku abis abisan didepan umum.. ahh rasanya malu bukan main. Hina sekali bukan... aku juga tanya dg diriku sendiri. Ngapain aku dulu ngelakuin hal bodoh kyk gitu. Awal seminar ini mood aku udah hancur bukan main. Apalagi teman aku yang satunya yang sabar ini juga ikut ikutan ngebully aku. Duh gray sabar ya ...
Akhirnya awal acara itu aku diem aja, ceritanya sih nata mood kyk gitu.
Pas aku diem, eh sang bintang acar ini lewat di samping. Pikiran aku secepat kilat beralih ke seseorang ini. Aku ga nyangka bahwa aku bisa melihatnya secara langsung. Biasanya hanya lihat wajahnya dibuku yang ia tulis atau internet saja. Setelah acar sambutan blabla.. acara inipun memasuki intinya. Dia menceritakan perjalanannya sampai kesuksesannya. Dimana aku hanya bisa melongo dengan melihat beliau yabg begitu takjub. Bayangkan beliau telah keliling 38 negara 5 benua.. siapa yang gak merinding. Dalam benak, kapan seorang graini bisa sepertinya. Sungguh ceritanya memberikan INSPIRASI ++."kalau pengin tahu baca sendiri ya cerita hidup dan apa apa saja yang udah ia dapat di web atau baca buku tulisannya". Ya palingan semua sudah tau, yaap bener,, beliau Bang Ahmad Fuadi. Terimakasih untuk hari ini bang fuad, terimakasih ceritanya, tandatangannya, jabat tangannya , fotonya, dan yang paling penting segala cerita dan inspirasinya. Sungguh.. mulai hari ini aku ingin melakukan saranmu. Menulis segalanya untuk memulai keberhasilan. Bermimpi yang setinggi tingginya. Dan berusaha lebih dari lawan kita.. thank for all bang fuad. Engkau bakal jadi salah satu inspirasiku, untuk menjadi orang  sehebat dan setakjub engkau.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar